DOA & DZIKIR
DOA
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
Allah SWT berfirman (Hadis Qudsi): Seharusnyalah orang yang BERAKAL itu membagi (waktunya) menjadi tiga jam: satu jam untuk BERZIKIR dan BERDOA kepada Allah, satu jam untuk mengadakan perhitungan terhadap DIRINYA SENDIRI dan satu jam lagi untuk keperluan MAKAN & MINUMNYA.” (HR. Ibnu Hibban, dari Abu Dzar)
Beliau Shallallahu 'alaihi wa sallam juga bersabda:
إِنَّمَا يَنْصُرُ اللهُ هَذَهِ اْلأُمَّةَ بِضَعِيْفِهَا: بِدَعْوَتِهِمْ، وَصَلاَتِهِمْ، وَإِخْلاَصِهِمْ.
"Sesungguhnya Allah menolong ummat ini dengan sebab orang-orang lemah mereka di antara mereka, yaitu dengan DOA, SHALAT, dan KEIKHLASAN mereka".(HR. an-Nasâ`i)
"DOA itu adalah SENJATA bagi orang-orang yang beriman, PENEGAK AGAMA, dan CAHAYA bagi LANGIT & BUMI.” (HR.Al Hakim)
"Peliharalah HARTA BENDAMU dengan cara mengeluarkan ZAKAT. Dan OBATILAH PENYAKITMU dengan SEDEKAH. Dan HADAPILAH COBAAN YANG DATANG BERTUBI-TUBI DENGAN DOA dan merendahkan diri kepada Allah.” (HR. Abu Daud)
خِيَارُ أَئِمَّتِكُمُ الَّذِينَ تُحِبُّونَهُمْ وَيُحِبُّونَكُمْ وَيُصَلُّونَ عَلَيْكُمْ وَتُصَلُّونَ عَلَيْهِمْ وَشِرَارُ أَئِمَّتِكُمُ الَّذِينَ تُبْغِضُونَهُمْ وَيُبْغِضُونَكُمْ وَتَلْعَنُونَهُمْ وَيَلْعَنُونَكُمْ
“Sebaik-baik IMAM (PEMIMPIN) kalian adalah yang kalian CINTA dan mereka MENCINTAI kalian, kalian DOAKAN mereka dan mereka MENDOAKAN kalian. Sebaliknya seburuk-buruk imam (pemimpin) kalian adalah yang kalian benci dan mereka membenci mereka, kalian laknat mereka dan mereka melaknat mereka" (HR.Muslim)
DZIKIR
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
وَلَقَدْ يَسَّرْنَا الْقُرْاٰ نَ لِلذِّكْرِ فَهَلْ مِنْ مُّدَّكِرٍ
"Dan sungguh, telah KAMI MUDAHKAN AL-QUR'AN untuk PERINGATAN, maka adakah orang yang mau MENGAMBIL PELAJARAN?" (QS. Al-Qamar 54: Ayat 17)
Dari Abu sa’id r.a, bersabda Rasulullah saw., “Rabb Tabaraka wa Ta’ala berfirman, ‘ Barang siapa DISIBUKKAN dengan AL-QUR'AN daripada BERDZIKIR dan BERDOA kepada-Ku, niscaya aku beri ia sesuatu yang TERBAIK yang Aku berikan kepada orang yang meminta kepada-Ku. Dan keutamaan Kalamullah terhadap kalam lainnya seperti keutamaan Allah terhadap makhluk-Nya.” [HR.Tirmidzi, Darami, Baihaqi]
وَا ذْكُرُوا اللّٰهَ كَثِيْرًا لَّعَلَّكُمْ تُفْلِحُوْنَ
"INGATLAH ALLAH banyak-banyak agar kamu BERUNTUNG." (QS. Al-Jumu'ah 62: Ayat 10)
اَلَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوْبُهُمْ بِذِكْرِ اللّٰهِ ۗ اَ لَا بِذِكْرِ اللّٰهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوْبُ ۗ
"(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan MENGINGAT ALLAH. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah HATI menjadi TENTERAM." (QS. Ar-Ra'd 13: Ayat 28)
Allah SWT berfirman (Hadis Qudsi): Seharusnyalah orang yang BERAKAL itu membagi (waktunya) menjadi tiga jam: satu jam untuk BERZIKIR dan BERDOA kepada Allah, satu jam untuk mengadakan perhitungan terhadap DIRINYA SENDIRI dan satu jam lagi untuk keperluan MAKAN & MINUMNYA.” (HR. Ibnu Hibban, dari Abu Dzar)
Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda,
مَثَلُ الَّذِي يَذْكُرُ رَبَّهُ وَالَّذِي لاَ يَذْكُرُ مَثَلُ الْحَىِّ وَالْمَيِّتِ
“Perumpamaan orang yang BERDZIKIR kepada Rabbnya dan TIDAK BERDZIKIR bagaikan orang HIDUP dan orang MATI.” (HR. Al-Bukhari dari Abu Musa Al-‘Asy’ari)
عن عبد الله بن بسر رضي الله عنه قال: أتى النبي صلى الله عليه وسلم رجل، فقال: يا رسول الله إن شرائع الإسلام قد كثرت علينا، فبابٌ نتمسك به جامع؟ قال: «لا يزال لسانك رَطْبًا من ذكر الله عز وجل ».
[صحيح] - [رواه الترمذي وابن ماجه وأحمد]
Dari Abdullah bin Bisr -raḍiyallāhu 'anhu- secara marfū', "Seorang lelaki datang kepada Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- lalu berkata, 'Wahai Rasulullah, sesungguhnya SYARIAT-SYARIAT ISLAM TELAH BANYAK KEPADA KAMI, apakah ada satu bab KOMPREHENSIF yang bisa kita pegang?' Beliau bersabda, "BIASAKANLAH LISANMU TERUS-MENERUS BASAH OLEH DZIKIR KEPADA ALLAH 'Azza wa Jalla!" Hadis sahih - (HR. Tirmidzi, Ibnu Mājah, Ahmad)
“Aku mendengar Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda: ‘Ketahuilah, sesungguhnya DUNIA ITU TERLAKNAT. Semua yang ada di dalamnya terlaknat kecuali DZIKRULLAH serta orang yang BERDZIKIR, orang yang BERILMU AGAMA dan orang yang mengajarkan ILMU AGAMA.“ (HR.Tirmidzi)
DOA & DZIKIR
https://www.kholidefendi.com/2024/04/doa-dzikir.html?m=1
Beliau Shallallahu 'alaihi wa sallam juga bersabda:
إِنَّمَا يَنْصُرُ اللهُ هَذَهِ اْلأُمَّةَ بِضَعِيْفِهَا: بِدَعْوَتِهِمْ، وَصَلاَتِهِمْ، وَإِخْلاَصِهِمْ.
"Sesungguhnya Allah MENOLONG UMMAT ini dengan sebab ORANG-ORANG LEMAH mereka di antara mereka, yaitu dengan DOA, SHALAT, dan KEIKHLASAN mereka".(HR. an-Nasâ`i)
-------------7 DOA & E-LEADERSHIP
https://www.kholidefendi.com/2026/01/niat-doa-ikhtian-tawakal.html?m=1
ANTUM MANAGER:
Sabar, Donga Dinonga, Saling Cinta, Adil, Takwa, Tanggung Jawab & Amanah.
IMAM/PEMIMPIN
https://www.kholidefendi.com/2024/04/imampemimpin.html?m=1
----------
1.DOA MEMINTA PETUNJUK, KETAKWAAN, KETERJAGAAN & KEKAYAAN
https://www.kholidefendi.com/2020/04/doa-meminta-petunjuk-ketakwaan.html?m=1
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الْهُدَى وَالتُّقَى وَالْعَفَافَ وَالْغِنَى
“Ya Allah, KAMI memohon kepada-Mu PETUNJUK, KETAKWAAN, KETERJAGAAN, dan KEKAYAAN.”
(HR. Muslim, Tirmidzi & Ibnu Majah).
2.DOA MEMINTA ILMU, REZEKI & AMAL
https://www.kholidefendi.com/2020/04/doa-meminta-ilmu-rizki-dan-amal.html?m=1
اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا، وَرِزْقًا طَيِّبًا، وَعَمَلاً مُتَقَبَّلاً
“Ya Allah, sungguh KAMI memohon kepadaMu; ILMU yang bermanfaat, REZEKI yang baik, AMAL yang diterima.” (HR. Ibnu As Sunni & Ibnu Majah)
3.DOA SUPAYA TETAP BERDZIKIR, BERSYUKUR & BERIBADAH
https://www.kholidefendi.com/2020/04/doa-supaya-tetap-berdzikir-bersyukur.html?m=1
اللَّهُمَّ أَعِنِّي عَلَى ذِكْرِكَ ، وَشُكْرِكَ، وَحُسْنِ عِبَادَتِكَ
(Ya Allah, tolonglah KAMI dalam BERDZIKIR, BERSYUKUR, dan BERIBADAH yang baik kepada-Mu).’” (HR. Abu Daud)
4.DOA PERBAIKAN AGAMA, DUNIA & AKHIRAT
https://www.kholidefendi.com/2020/04/doa-perbaiki-urusan-agama-dunia-dan.html?m=1
اللَّهُمَّ أَصْلِحْ لَنَا دِينَنَا الَّذِي هُوَ عِصْمَة أَمْرِنَا،
وأَصْلِحْ لَنَا دُنْيَانَا الَّتي فِيهَا مَعَاشُنَا،
وَأَصْلِحْ لَنَا آخِرَتَنا الّتِي إِلَيْهَا مَعَادُنَا،
وَاجْعَلِ الْحَيَاةَ زِيَادَةً لَنَا فِي كلِّ خَيْرٍ،
وَاجْعَلِ الْمَوْتَ رَاحَةً لَنَا مِنْ كُلِّ شَرٍّ.
Ya Allah ya Tuhan kami, perbaikilah bagi KAMI AGAMA KAMI yang merupakan PENJAGA KESELAMATAN URUSAN KAMI, perbaikilah bagi KAMI DUNIA KAMI yang menjadi TEMPAT KEHIDUPAN KAMI; perbaikilah bagi KAMI AKHIRAT KAMI yang menjadi KEMBALI KAMI; Jadikanlah ya Allah KEHIDUPAN ini mempunyai nilai tambah bagi KAMI dalam segala KEBAIKAN dan jadikanlah KEMATIAN KAMI sebagai kebebasan KAMI dari segala KEJAHATAN! (HR. Muslim)
5.DOA HAMBA ALLAH UNTUK MENCAPAI KEMULIAAN
https://www.kholidefendi.com/2020/04/pembinaan-keluarga-bahagia-mawadah.html?m=1
رَبَّنَا هَبْ لَـنَا مِنْ اَزْوَا جِنَا وَذُرِّيّٰتِنَا قُرَّةَ اَعْيُنٍ وَّا جْعَلْنَا لِلْمُتَّقِيْنَ اِمَا مًا
"Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada KAMI PASANGAN KAMI dan KETURUNAN KAMI sebagai PENYENANG HATI (KAMI), dan jadikanlah KAMI PEMIMPIN bagi orang-orang yang BERTAKWA.""
(QS. Al-Furqan 25: Ayat 74)
6.DOA ASHABUL KAHFI: KASIH SAYANG & PETUNJUK
https://www.kholidefendi.com/2023/09/doa-ashabul-kahfi-dapat-mempermudah.html?m=1
رَبَّنَاۤ اٰتِنَا مِنۡ لَّدُنۡكَ رَحۡمَةً وَّهَيِّئۡ لَـنَا مِنۡ اَمۡرِنَا رَشَدًا
Artinya: "Ya Tuhan KAMI. Berikanlah RAHMAT kepada KAMI dari sisi-Mu dan sempurnakanlah PETUNJUK yang lurus bagi KAMI dalam urusan KAMI. " (QS. Al-Kahfi Ayat 10)
7. DOA KEBAIKAN DUNIA & AKHIRAT
https://www.kholidefendi.com/2020/04/kebahagian-dunia-dan-akherat.html?m=1
رَبَّنَاۤ اٰتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَّفِى الْاٰ خِرَةِ حَسَنَةً وَّ قِنَا عَذَا بَ النَّا رِ
"Ya Tuhan kami, berilah KAMI KEBAIKAN DI DUNIA (Keselamatan, Rezeki, Ilmu yg bermanfaat, amal shalih, dan perkara-perkara dunia dan agama lainnya di dunia ini) dan KEBAIKAN DI AKHIRAT (Surga), dan lindungilah KAMI dari azab neraka.""
(QS. Al-Baqarah Ayat 201)
https://www.kholidefendi.com/2025/01/tempat-dan-waktu-paling-mustajab-untuk.html?m=1
110:1-3: Apabila telah datang PERTOLONGAN Allah dan KEMENANGAN. (1) Dan kamu lihat manusia masuk agama Allah dengan berbondong-bondong, (2) maka BERTASBIHLAH dengan MEMUJI TUHANMU dan MOHONLAH AMPUN kepada-Nya. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penerima taubat. (3)
10:9-10: Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal saleh, mereka diberi petunjuk oleh Tuhan mereka karena keimanannya, di bawah mereka mengalir sungai-sungai di dalam SURGA YANG PENUH KENI’MATAN. Do’a mereka di dalamnya ialah: "SUBHANAKALLAHUMMA", dan salam penghormatan mereka ialah: "SALAM". Dan penutup do’a mereka ialah: "ALHAMDULILLAAHI RABBIL `AALAMIN."
“Di surga, penghuni surga makan dan minum. Mereka tidak mengeluarkan dahak, tidak buang air besar, dan tidak buang air kecil. Makanan dan minuman mereka berubah menjadi sendawa dan keringat mereka seperti kesturi. Mereka diilhamkan BERTASBIH dan MEMANJATKAN PUJI-PUJIAN KEPADA ALLAH sebagaimana diilhamkan bernafas.” (HR.Muslim)
Dalam riwayat lain, “Mereka BERTASBIH dan TAKBIR seperti kalian bernafas.”
“Perumpamaan orang yang BERDZIKIR kepada Allah dan orang yang tidak berdzikir, adalah seumpama orang yang HIDUP & MATI” (HR. Bukhari)
DZIKIR ISTIGHFAR
71:10-12: maka aku katakan kepada mereka: "MOHONLAH AMPUN KEPADA TUHANMU, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun, (10) niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, (11) dan MEMBANYAKKAN HARTA DAN ANAK-ANAKMU, dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan [pula di dalamnya] untukmu sungai-sungai. (12)
3:135-136: Dan [juga] orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri [1], mereka ingat akan Allah, lalu MEMOHON AMPUN terhadap dosa-dosa mereka dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain daripada Allah? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka mengetahui. (135) Mereka itu balasannya ialah AMPUNAN DARI TUHAN MEREKA DAN SURGA yang di dalamnya mengalir sungai-sungai, sedang mereka kekal di dalamnya; dan itulah sebaik-baik pahala orang-orang yang beramal. (136)
Aisyah pernah berkata, “BERUNTUNGLAH, orang-orang yang menemukan ISTIGHFAR YANG BANYAK pada setiap lembar catatan harian amal mereka.” (HR.Bukhari).
Rasulullah pernah bersabda, “Allah telah berkata, “Wahai hamba-hamba Ku, setiap dari kalian pasti berdosa kecuali yang Aku jaga. Maka BERISTIGHFARLAH kalian kepada Ku, niscaya kalian AKU AMPUNI. Dan barangsiapa yang meyakini bahwa Aku punya kemampuan untuk mengampuni dosa-dosa nya, maka Aku akan mengampuninya dan AKU TIDAK PERDULI BERAPA BANYAK DOSANYA.” (HR.Ibnu Majah, Tirmidzi).
Rasulullah pernah bersabda, “Barangsiapa yang SENANTIASA BERISTIGHFAR, maka Allah akan memberikannya KEGEMBIRAAN DARI SETIAP KESEDIHANNYA, DAN KELAPANGAN BAGI SETIAP KESEMPITANNYA DAN MEMBERINYA REZEKI DARI ARAH YANG TIDAK DISANGKA-SANGKA.” (HR. Abu Daud, Ibnu Majah, dan Ahmad)
Sesungguh syaiton telah berkata, “Demi kemuliaan Mu ya Allah, aku akan terus menerus menggoda hamba-hamba Mu selagi roh mereka ada dalam badan mereka. Maka Allah menimpalinya, “Dan demi kemuliaan dan keagungan-Ku, AKU AKAN SENANTIASA MENGAMPUNI MEREKA SELAMA MEREKA MEMOHON AMPUN KEPADA KU.” (HR. Ahmad dan Al-Hakim).
DZIKIR: TASBIH, TAHMID, TAKBIR, TAHLIL
“Di surga, penghuni surga makan dan minum. Mereka tidak mengeluarkan dahak, tidak buang air besar, dan tidak buang air kecil. Makanan dan minuman mereka berubah menjadi sendawa dan keringat mereka seperti kesturi. Mereka diilhamkan BERTASBIH dan MEMANJATKAN PUJI-PUJIAN KEPADA ALLAH sebagaimana diilhamkan bernafas.” (HR.Muslim)
Dalam riwayat lain, “Mereka BERTASBIH dan TAKBIR seperti kalian bernafas.”
Dari Jabir, Rasulullah pernah bersabda, Barang siapa mengucapkan SUBHANALLAH WABIHAMDIHI (Maha suci Allah dan dengannya kami memuji), MAKA DITANAMKAN UNTUKNYA SATU POHON KURMA DI SURGA.” (HR. Tirmidzi dan Ibnu Hibban)
Dari Ibnu Mas’ud, ia berkata, Rasulullah shallallahu wa’alaihi wa sallam bersabda, “Aku pernah bertemu dengan Ibrahim pada malam ketika aku diisra`kan, kemudian ia berkata, ‘Wahai Muhammad, sampaikan salam dariku kepada umatmu, dan beritahukan kepada mereka bahwa SURGA debunya harum, airnya segar, dan SURGA tersebut adalah datar, TANAMANNYA adalah kalimat: SUBHAANALLAAHI WAL HAMDU LILLAAHI LAA ILAAHA ILLAAHU WALLAAHU AKBAR (Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, tidak ada tuhan yang berhak disembah kecuali Allah, dan Allah Maha Besar).” (HR. Tirmidzi)
Dari Abu Hurairah, dia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam telah bersabda: ‘Sesungguhnya membaca “SUBHANALLAH WALHAMDULILLAH WA LAA ILAHA ILLALLAH WALLAHU AKBAR (Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, tiada sesembahan yang berhak disembah selain Allah, dan Allah Maha Besar)” adalah LEBIH AKU CINTAI daripada segala sesuatu yang TERKENA SINAR MATAHARI.” (HR. Muslim no. 2695)
Nabi SAW bersabda, "Barangsiapa bertasbih sebanyak 33x, bertakbir 33x, dan bertahmid 33x, kemudian mengucapkan: Laa ilaaha illa Allah wahdahu laa syarikalah lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ’ala kulli sya’in qadir, setiap selesai shalat, MAKA AKAN DIAMPUNI DOSANYA MESKI SEBANYAK BUIH DI LAUTAN.”(HR Imam Ahmad, Darimi, Malik)
Ali bin Abi Thalib menceritakan, pada suatu hari Fatimah datang menemui Nabi SAW. Namun Nabi tidak ada di tempat, dan ia hanya mendapatkan Siti Aisyah radhiyallahu anha (RA).
Kepada Siti Aisyah diceritakanlah keperluannya. Fatimah ingin meminta PEMBANTU karena saat itu, ia mendengar Rasulullah SAW mendapatkan tawanan. Sudah beberapa hari Fatimah merasa kelelahan dan tangannya sakit akibat menumbuk dan menggiling tepung. DENGAN MEMINTA SEORANG PEMBANTU DIHARAPKAN BISA MERINGANKAN SEGALA PEKERJAANNYA.
Malam harinya Rasul datang menemui Siti Fatimah, saat ia dan suaminya, Ali bin Abi Thalib hendak berbaring tidur. Sabda Rasul kepada Fatimah dan Ali: ”Maukah kalian berdua aku ajarkan perkara yang lebih baik dari yang kalian minta? Jika kalian telah berada di tempat tidur BACALAH TAKBIR 33 KALI, TASBIH 33 KALI DAN TAHMID 33 KALI. ITU SEMUA LEBIH BAIK BUAT KALIAN DARI PADA SEORANG PEMBANTU.” (HR Bukhori).
Dalam hadis lain disebutkan. Pernah datang sekelompok ORANG MISKIN mengadu kepada Nabi SAW. Mereka mengadu karena ORANG-ORANG KAYA dengan hartanya bisa mendapatkan kedudukan yang tinggi dan kenikmatan yang abadi. Orang kaya dapat melaksankan shalat, seperti juga orang miskin melakukannya. Orang kaya berpuasa, orang miskin juga berpuasa. NAMUN ORANG-ORANG KAYA MEMILIKI KELEBIHAN DISEBABKAN HARTANYA SEHINGGA DAPAT MENUNAIKAN IBADAH HAJI DAN UMRAH, JUGA DAPAT BERSEDEKAH DAN BERJIHAD.
Mendengar aduan mereka, Rasul SAW bersabda, “Maukah aku sampaikan kepada kalian amalan yang DAPAT MELAMPAUI DERAJAT ORANG kaya dan tidak ada yang mengalahkan derajat kalian SEHINGGA MENJADI YANG TERBAIK DI ANTARA KALIAN dan mereka, kecuali mengerjakan amalan berikut, yaitu, KALIAN BACA TASBIH, TAHMID, TAKBIR SETIAP SELESAI SHALAT SEBANYAK 33 KALI…”(HR Bukhori)
Sabda Nabi SAW: “setiap kalimat TASBIH adalah sedekah, TAKBIR adalah sedekah, TAHMID adalah sedekah dan TAHLIL adalah sedekah.” (HR Muslim)
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam telah bersabda: "Barangsiapa yang mengucapkan LAA ILAAHA ILIALLAAHU WAHDAH, IAA SYARIIKALAHU LAHUL MULKU WA LAHUL HAMDU WA HUWA 'ALAA KULLI SYAI'IN QADIIR' (Tiada tuhan selain Allah, Dialah Tuhan Yang Maha Esa. Tidak ada sekutu bagi-Nya, Dialah yang memiliki alam semesta dan segala puji hanya bagi-Nya. Allah adalah Maha Kuasa atas segaIa sesuatu) dalam sehari 100 X, maka orang tersebut akan mendapat PAHALA sama seperti orang yang MEMERDEKAKAN 100 orang budak DICATAT 100 KEBAIKAN untuknya, DIHAPUS 100 KEBURUKAN untuknya. Pada hari itu ia akan TERJAGA DARI GODAAN SYETAN SAMPAI SORE HARI dan tidak ada orang lain yang MELEBIHI PAHALANYA, KECUALI orang yang membaca lebih banyak dan itu. Barang siapa membaca Subhaanallaah wa bi hamdihi (Maha Suci Allah dan segala puji bagi-Nya) seratus kali dalam sehari, MAKA DOSANYA AKAN DIHAPUS, MESKIPUN SEBANYAK BUIH LAUTAN." Shahih Muslim 4857
Dari Ummi Hani’ binti Abu Thalib dia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melewatiku pada suatu hari, lalu saya berkata kepada beliau, “Wahai Rasulullah, SAYA SUDAH TUA dan LEMAH, maka perintahkanlah kepadaku dengan AMALAN yang bisa saya lakukan dengan duduk.” Beliau bersabda: “BERTASBIHLAH kepada Allah 100x, karena itu sama dengan kamu membebaskan seratus budak dari keturunan Isma’il. BERTAHMIDLAH kepada Allah 100x karena itu sama dengan seratus kuda berpelana yang memakai kekang di mulutnya, yang kamu bawa di jalan Allah. BERTAKBIRLAH kepada Allah dengan 100x karena ia sama dengan seratus unta yang menggunakan tali pengekang dan penurut. BERTAHLILLAH kepada Allah 100x.” Ibnu Khalaf berkata; saya mengira beliau bersabda: “Karena ia memenuhi di antara langit dan bumi, dan pada hari ini tidaklah amalan seseorang itu diangkat kecuali akan didatangkan dengan semisal yang kamu lakukan itu.” (HR. Ahmad)
Dari ‘Abdullah bin ‘Amr, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Tidaklah seorang di muka bumi ini mengucapkan: LAA ILAHA ILLALLAH, WALLAHU AKBAR, SUBHANALLAH, WAL HAMDULILLAH, WA LAA HAWLA WA LAA QUWWATA ILLA BILLAH, melainkan dosa-dosanya akan dihapus walaupun sebanyak buih di lautan.” (HR. Ahmad)
Rasulullah Saw bersabda:
"Bersuci itu separuh dari iman, kalimat 'ALHAMDULILLAH' adalah kalimat yang memenuhi timbangan amal, KALIMAT 'SUBHANALLAH WALLAHU AKBAR' ADALAH KALIMAT YANG MEMENUHI ANTARA LANGIT DAN BUMI, SHALAT adalah cahaya, SEDEKAH adalah bukti, KESABARAN adalah cahaya, AL-QUR'AN adalah pembela atau penjerumusmu. Semua manusia itu berangkat pada pagi hari. Namun, manusia yang membinasakan dirinya adalah manusia yang menjual dirinya. Manusia yang membeli dirinya adalah yang MEMERDEKAKAN dirinya."
DZIKIR: HAUQALAH
"Maukah aku tunjukkan kepadamu salah satu bacaan yang menjadi simpanan kekayaan di dalam surga? Maka sahabat menjawab, 'Tentu wahai Rasulullah'. Rasulullah menjelaskan, 'BACALAH LA HAWLA WA LA QUWWATA ILLA BILLAH'" (HR.Muslim)
Suatu ketika Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda pada ‘Abdullah bin Qois, “Wahai ‘Abdullah bin Qois, katakanlah ‘LAA HAWLA WA LAA QUWWATA ILLA BILLAH’, karena ia merupakan simpanan pahala berharga di surga” (HR.Bukhari)
Rasulullah saw bersabda: “ Perbanyaklah membaca ‘LA HAULA WA LA QUWWATA ILLA BILLAH’, karena sesungguhnya ia merupakan perbendaharaan dari perbendaharaan-perbendaharaan Surga. (HR.Ahmad)
Dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda: “Barangsiapa yang mengucapkan LAA HAULA WA LAA QUWWATA ILLA BILLAAH maka hal itu sebagai PENAWAR BAGINYA DARI 99 PENYAKIT dan yang termudah adalah RASA BIMBANG”. (HR. Tabrani).





0 comments:
Post a Comment