24 PERBUATAN PENYEBAB MASUK NERAKA
1. KAFIR / SYIRIK
Arab: إِنَّ اللَّهَ لَا يَغْفِرُ أَنْ يُشْرَكَ بِهِ وَيَغْفِرُ مَا دُونَ ذَٰلِكَ لِمَنْ يَشَاءُ ۚ وَمَنْ يُشْرِكْ بِاللَّهِ فَقَدِ افْتَرَىٰ إِثْمًا عَظِيمًا
Artinya:
Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni dosa selain syirik bagi siapa yang Dia kehendaki. Barang siapa mempersekutukan Allah, sungguh dia telah berbuat dosa yang besar.
Sumber: QS. An-Nisa: 48.
Arab Hadis: مَنْ مَاتَ يُشْرِكُ بِاللَّهِ شَيْئًا دَخَلَ النَّارَ
Artinya:
Barang siapa meninggal dalam keadaan mempersekutukan Allah dengan sesuatu, ia masuk neraka.
Perawi: Abdullah bin Mas‘ud رضي الله عنه
Sumber: HR. Muslim No. 92.
2. MURTAD
Arab: وَمَنْ يَرْتَدِدْ مِنْكُمْ عَنْ دِينِهِ فَيَمُتْ وَهُوَ كَافِرٌ فَأُولَٰئِكَ حَبِطَتْ أَعْمَالُهُمْ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ وَأُولَٰئِكَ أَصْحَابُ النَّارِ ۖ هُمْ فِيهَا خَالِدُونَ
Artinya:
Barang siapa di antara kamu murtad dari agamanya lalu dia mati dalam kekafiran, maka mereka itulah yang sia-sia amalnya di dunia dan akhirat, dan mereka itulah penghuni neraka. Mereka kekal di dalamnya.
Sumber: QS. Al-Baqarah: 217.
3. MUNAFIK
Arab: إِنَّ الْمُنَافِقِينَ فِي الدَّرْكِ الْأَسْفَلِ مِنَ النَّارِ وَلَنْ تَجِدَ لَهُمْ نَصِيرًا
Artinya:
Sesungguhnya orang-orang munafik berada pada tingkatan paling bawah dari neraka, dan kamu tidak akan mendapatkan penolong bagi mereka.
Sumber: QS. An-Nisa: 145.
4. MENDUSTAKAN AYAT-AYAT ALLAH
Arab: وَالَّذِينَ كَذَّبُوا بِآيَاتِنَا وَاسْتَكْبَرُوا عَنْهَا أُولَٰئِكَ أَصْحَابُ النَّارِ ۖ هُمْ فِيهَا خَالِدُونَ
Artinya:
Orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami dan menyombongkan diri terhadapnya, mereka itulah penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya.
Sumber: QS. Al-A‘raf: 36.
5. SOMBONG / TAKABUR
Arab: لَا يَدْخُلُ الْجَنَّةَ مَنْ كَانَ فِي قَلْبِهِ مِثْقَالُ ذَرَّةٍ مِنْ كِبْرٍ
Artinya:
Tidak masuk surga orang yang di dalam hatinya terdapat kesombongan seberat zarrah.
Perawi: Abdullah bin Mas‘ud رضي الله عنه
Sumber: HR. Muslim No. 91a.
6. MEMBUNUH JIWA TANPA HAK
Arab: وَمَنْ يَقْتُلْ مُؤْمِنًا مُتَعَمِّدًا فَجَزَاؤُهُ جَهَنَّمُ خَالِدًا فِيهَا وَغَضِبَ اللَّهُ عَلَيْهِ وَلَعَنَهُ وَأَعَدَّ لَهُ عَذَابًا عَظِيمًا
Artinya:
Barang siapa membunuh seorang mukmin dengan sengaja, maka balasannya ialah Jahannam; dia kekal di dalamnya, Allah murka kepadanya, melaknatnya dan menyediakan azab yang besar baginya.
Sumber: QS. An-Nisa: 93.
7. ZINA
Arab: وَالَّذِينَ لَا يَدْعُونَ مَعَ اللَّهِ إِلَٰهًا آخَرَ وَلَا يَقْتُلُونَ النَّفْسَ الَّتِي حَرَّمَ اللَّهُ إِلَّا بِالْحَقِّ وَلَا يَزْنُونَ ۚ وَمَنْ يَفْعَلْ ذَٰلِكَ يَلْقَ أَثَامًا
Artinya:
Dan orang-orang yang tidak mempersekutukan Allah dengan sembahan lain, tidak membunuh jiwa yang diharamkan Allah kecuali dengan alasan yang benar, dan tidak berzina. Barang siapa melakukan demikian, niscaya mendapat dosa.
Sumber: QS. Al-Furqan: 68.
8. DURHAKA KEPADA ORANG TUA
Arab: أَلَا أُنَبِّئُكُمْ بِأَكْبَرِ الْكَبَائِرِ؟
قَالُوا بَلَى يَا رَسُولَ اللَّهِ
قَالَ الْإِشْرَاكُ بِاللَّهِ وَعُقُوقُ الْوَالِدَيْنِ
Artinya:
Maukah aku beritahukan kepada kalian dosa-dosa besar yang paling besar? Mereka menjawab, “Tentu, wahai Rasulullah.” Beliau bersabda, “Mempersekutukan Allah dan durhaka kepada kedua orang tua.”
Perawi: Abu Bakrah رضي الله عنه
Sumber: HR. Bukhari No. 2654.
9. MEMAKAN RIBA
Arab: الَّذِينَ يَأْكُلُونَ الرِّبَا لَا يَقُومُونَ إِلَّا كَمَا يَقُومُ الَّذِي يَتَخَبَّطُهُ الشَّيْطَانُ مِنَ الْمَسِّ ۚ ذَٰلِكَ بِأَنَّهُمْ قَالُوا إِنَّمَا الْبَيْعُ مِثْلُ الرِّبَا وَأَحَلَّ اللَّهُ الْبَيْعَ وَحَرَّمَ الرِّبَا ... وَمَنْ عَادَ فَأُولَٰئِكَ أَصْحَابُ النَّارِ هُمْ فِيهَا خَالِدُونَ
Artinya:
Orang-orang yang memakan riba tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukan setan lantaran tekanan penyakit gila. Allah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba... Barang siapa mengulangi, mereka adalah penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya.
Sumber: QS. Al-Baqarah: 275.
10. MEMAKAN HARTA ANAK YATIM
Arab: إِنَّ الَّذِينَ يَأْكُلُونَ أَمْوَالَ الْيَتَامَىٰ ظُلْمًا إِنَّمَا يَأْكُلُونَ فِي بُطُونِهِمْ نَارًا ۖ وَسَيَصْلَوْنَ سَعِيرًا
Artinya:
Sesungguhnya orang-orang yang memakan harta anak yatim secara zalim, sebenarnya mereka menelan api ke dalam perutnya dan mereka akan masuk ke dalam api yang menyala-nyala.
Sumber: QS. An-Nisa: 10.
11. SIHIR
Arab: وَلَقَدْ عَلِمُوا لَمَنِ اشْتَرَاهُ مَا لَهُ فِي الْآخِرَةِ مِنْ خَلَاقٍ
Artinya:
Sungguh, mereka telah mengetahui bahwa siapa yang membeli sihir itu tidak akan memperoleh bagian apa pun di akhirat.
Sumber: QS. Al-Baqarah: 102.
Penguat Hadis: اجْتَنِبُوا السَّبْعَ الْمُوبِقَاتِ ... الشِّرْكُ بِاللَّهِ وَالسِّحْرُ ...
Artinya:
Jauhilah tujuh dosa yang membinasakan... yaitu syirik kepada Allah dan sihir...
Perawi: Abu Hurairah رضي الله عنه
Sumber: HR. Bukhari No. 2766.
12. LARI DARI MEDAN PERANG
Arab: وَالتَّوَلِّي يَوْمَ الزَّحْفِ
Artinya:
Melarikan diri pada hari pertempuran.
Perawi: Abu Hurairah رضي الله عنه
Sumber: HR. Bukhari No. 2766, bagian dari tujuh dosa yang membinasakan.
13. BERSAKSI PALSU / DUSTA
Arab: أَلَا وَقَوْلُ الزُّورِ
Artinya:
Ketahuilah, termasuk dosa besar adalah perkataan/kesaksian palsu.
Perawi: Abu Bakrah رضي الله عنه
Sumber: HR. Bukhari No. 2654.
14. MINUM KHAMR
Arab: لَعَنَ اللَّهُ الْخَمْرَ، وَشَارِبَهَا، وَسَاقِيَهَا، وَبَائِعَهَا، وَمُبْتَاعَهَا، وَعَاصِرَهَا، وَمُعْتَصِرَهَا، وَحَامِلَهَا، وَالْمَحْمُولَةَ إِلَيْهِ
Artinya:
Allah melaknat khamr, peminumnya, orang yang menuangkannya, penjualnya, pembelinya, pemerasnya, orang yang meminta memerasnya, pembawanya, dan orang yang dibawakan kepadanya.
Perawi: Abdullah bin Umar رضي الله عنهما
Sumber: HR. Abu Dawud No. 3674; Ibnu Majah No. 3380.
Al-Qur'an: إِنَّمَا الْخَمْرُ وَالْمَيْسِرُ وَالْأَنْصَابُ وَالْأَزْلَامُ رِجْسٌ مِنْ عَمَلِ الشَّيْطَانِ فَاجْتَنِبُوهُ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ
Sumber: QS. Al-Ma'idah: 90.
15. BERJUDI / MAISIR
Arab: يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنَّمَا الْخَمْرُ وَالْمَيْسِرُ وَالْأَنْصَابُ وَالْأَزْلَامُ رِجْسٌ مِنْ عَمَلِ الشَّيْطَانِ فَاجْتَنِبُوهُ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ
Artinya:
Wahai orang-orang yang beriman! Sesungguhnya khamr, judi, berhala, dan mengundi nasib dengan anak panah adalah perbuatan keji termasuk perbuatan setan. Maka jauhilah agar kamu beruntung.
Sumber: QS. Al-Ma'idah: 90.
16. GHIBAH
Arab: أَيُحِبُّ أَحَدُكُمْ أَنْ يَأْكُلَ لَحْمَ أَخِيهِ مَيْتًا فَكَرِهْتُمُوهُ
Artinya:
Apakah ada di antara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Tentu kamu merasa jijik.
Sumber: QS. Al-Hujurat: 12.
17. NAMIMAH / ADU DOMBA
Arab: لَا يَدْخُلُ الْجَنَّةَ نَمَّامٌ
Artinya:
Tidak masuk surga orang yang suka mengadu domba.
Perawi: Hudzaifah bin Al-Yaman رضي الله عنه
Sumber: HR. Bukhari No. 6056; Muslim No. 105.
18. KIKIR & TIDAK MENUNAIKAN ZAKAT
Arab: وَالَّذِينَ يَكْنِزُونَ الذَّهَبَ وَالْفِضَّةَ وَلَا يُنْفِقُونَهَا فِي سَبِيلِ اللَّهِ فَبَشِّرْهُمْ بِعَذَابٍ أَلِيمٍ
Artinya:
Orang-orang yang menyimpan emas dan perak dan tidak menginfakkannya di jalan Allah, berilah mereka kabar tentang azab yang pedih.
Sumber: QS. At-Taubah: 34.
19. PEMIMPIN YANG MENIPU / MENGKHIANATI RAKYAT
Arab: مَا مِنْ وَالٍ يَلِي رَعِيَّةً مِنَ الْمُسْلِمِينَ، فَيَمُوتُ وَهُوَ غَاشٌّ لَهُمْ، إِلَّا حَرَّمَ اللَّهُ عَلَيْهِ الْجَنَّةَ
Artinya:
Tidaklah seorang pemimpin yang memimpin kaum Muslimin lalu ia meninggal dalam keadaan menipu mereka, kecuali Allah mengharamkan surga baginya.
Perawi: Ma‘qil bin Yasar رضي الله عنه
Sumber: HR. Bukhari No. 7151.
20. WANITA BERPAKAIAN TETAPI TELANJANG
Arab: نِسَاءٌ كَاسِيَاتٌ عَارِيَاتٌ مُمِيلَاتٌ مَائِلَاتٌ رُءُوسُهُنَّ كَأَسْنِمَةِ الْبُخْتِ الْمَائِلَةِ، لَا يَدْخُلْنَ الْجَنَّةَ وَلَا يَجِدْنَ رِيحَهَا
Artinya:
Wanita-wanita yang berpakaian tetapi telanjang, yang condong dan membuat orang lain condong... mereka tidak masuk surga dan tidak mencium baunya.
Perawi: Abu Hurairah رضي الله عنه
Sumber: HR. Muslim No. 2128.
21. UJUB / MEMBANGGAKAN DIRI
Arab: ثَلَاثٌ مُهْلِكَاتٌ: شُحٌّ مُطَاعٌ، وَهَوًى مُتَّبَعٌ، وَإِعْجَابُ الْمَرْءِ بِنَفْسِهِ
Artinya:
Ada tiga perkara yang membinasakan: kekikiran yang ditaati, hawa nafsu yang diikuti, dan kekaguman seseorang terhadap dirinya sendiri.
Perawi: Anas bin Malik رضي الله عنه
Sumber: Al-Mu'jam al-Awsath karya Ath-Thabrani, No. 5452.
22. HASAD / DENGKI
Arab: إِيَّاكُمْ وَالْحَسَدَ، فَإِنَّ الْحَسَدَ يَأْكُلُ الْحَسَنَاتِ كَمَا تَأْكُلُ النَّارُ الْحَطَبَ
Artinya:
Jauhilah hasad, karena hasad memakan kebaikan sebagaimana api memakan kayu bakar.
Perawi: Abu Hurairah رضي الله عنه
Sumber: HR. Abu Dawud No. 4903.
23. RIYA'
Arab: إِنَّ الْمُنَافِقِينَ يُخَادِعُونَ اللَّهَ وَهُوَ خَادِعُهُمْ وَإِذَا قَامُوا إِلَى الصَّلَاةِ قَامُوا كُسَالَىٰ يُرَاءُونَ النَّاسَ وَلَا يَذْكُرُونَ اللَّهَ إِلَّا قَلِيلًا
Artinya:
Sesungguhnya orang-orang munafik itu hendak menipu Allah, tetapi Allah membalas tipuan mereka. Apabila mereka berdiri untuk salat, mereka berdiri dengan malas. Mereka bermaksud riya kepada manusia dan mereka tidak mengingat Allah kecuali sedikit.
Sumber: QS. An-Nisa: 142.
24. PUTUS ASA DARI RAHMAT ALLAH
Arab: يَا بَنِيَّ اذْهَبُوا فَتَحَسَّسُوا مِنْ يُوسُفَ وَأَخِيهِ وَلَا تَيْأَسُوا مِنْ رَوْحِ اللَّهِ ۖ إِنَّهُ لَا يَيْأَسُ مِنْ رَوْحِ اللَّهِ إِلَّا الْقَوْمُ الْكَافِرُونَ
Artinya:
Wahai anak-anakku! Pergilah kamu, carilah berita tentang Yusuf dan saudaranya, dan janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya yang berputus asa dari rahmat Allah hanyalah kaum yang kafir.
Sumber: QS. Yusuf: 87.





0 comments:
Post a Comment